Tanpa membantah, segera saja aku berpindah ke dekat kaki mama dan ketika kedua kakinya di geser kearah berlawanan, lalu kutempatkan dudukku diantara kedua paha mama yang sudah terbuka lebar. Bokeb “wong kamu ini masih kecil saja ” tambahnya. Akhir nya kami tertawa berbarengan dan tiba2 saja ada ketukan di pintu kamar “Buuuu……sudah siang… ”. Aku pura2 masih tidur sambil menikmati kuluman mulut mama di kontolku. “Sebentar aja lho Mas ngelihatnya ” ujarnya tanpa menghalangi tanganku yang sudah melepas 3 buah kancing bajunya. “Mah….. “Enaaak..maaaaaasss ?”
“Enaaak sekali maaaah… ”. Kalau kamu gituin terus…..sini..yaaaang”. ” sambil kututul puting tetek mama yang terlihat menonjol keluar dari balik baju tidurnya dengan ujung jariku. “Ayyooo….maaasss ” serunya lagi dengan nafasnya yang sudah tersengal sengal.




















