Aufa bisa saja marah dan memaki maki pria kurang ajar itu , namun entah mengapa ia membiarkan pria itu mengelus elus lengannya.merasa tak ada penolakan dari Aufa , pria itu terus mengelus elus lengan Aufa, sambbil terus menatap pada layar.Aufa sendiri hanya terdiam nafasnya seolah terhenti , ia tak bisa ( atau tak mau) menolak perlakuan pria itu , ia malah memejamkan mata seolah menikmati sentuhan demi sentuhan yg dilakukan oleh pria disebelahnya. Aufa tak bisa menahan erangannnya , mulutnya terus merintih dan mengerang menikmati serangan demi serangan.tiba tiba si pria mencabut kembali penisnya , membalikan tubuh Aufa , sedikit dibungkukkan dan menembusnya kembali dari belakang. Bokepindo Aufa bisa saja marah dan memaki maki pria kurang ajar itu , namun entah mengapa ia membiarkan pria itu mengelus elus lengannya.merasa tak ada penolakan dari Aufa , pria itu terus mengelus elus lengan Aufa, sambbil terus menatap pada layar.Aufa sendiri hanya terdiam nafasnya seolah terhenti , ia tak




















