“Mas.. Mass..”
“Kenapa sayang.. Bokep Ojol “Mas Rey mau kan?” aku mengangguk pelan tanda setuju membantunya. Dengan cepat Milla menutup daerah selangkangannya dengan kedua tangan, perlahan kutarik kedua tangan itu dan tersingkaplah benda yang selama ini menjadi impian setiap lelaki. “Terima kasih Milla sayang..”
“Makasih juga Mas Rey..” malam itu kami tidur dengan berpelukan hingga pagi, seakan tidak ingin terpisahkan lagi. “Ayo Mas kita pergi dari sini”
“Kemana Ann? hallo.. Pertamanya kami hanya sebatas saling berciuman dan saling menjelajahi tubuh masing-masing, tapi pertemuan demi pertemuan kami mulai melangkah lebih jauh lagi hingga suatu ketika kami sudah bergumul di sebuah kamar hotel yang sengaja kami buking untuk bercengkrama.Milla terlentang ditempat tidur, hanya tinggal celana dalamnya saja yang melekat menutupi daerah selangkangannya.Aku sendiri telah menanggalkan seluruh pakaianku sambil memeluk tubuh Milla yang terengah.




















