“Cukup kan buat bayar kontrakan kamu tiga bulan?”Saya berbaring agak lama sampai akhirnya kekuatan saya kembali. Bokep Arab Aduuuu!!”Juragan mendengus dan menggerung. Sambil mencium, anunya dia masukkan lagi ke memek saya.Saya njerit lagi, tapi mulut saya ketutupan mulutnya. Muka saya pasti kelihatan mesum banget. Memang dulu penampilan penari saya yang membuat Juragan kesengsem, dan memang dengan berpakaian seperti itulah saya jalani malam pertama kami. Sudah nggak terhitung orang yang membuang benih di dalam rahim saya. Saya tetap mencari penghidupan dengan menari untuk orang-orang di Pasar. Syukuuur…” kata Juragan sewaktu melihat saya siuman.Juragan menangis. JURAGAAAN!! Juragan tersenyum melihat saya.“Wahh…susu kamu gede, ya? Di hadapan cermin saya tata rambut saya sendiri, saya pasang sanggul dan kembang, saya bedaki muka saya biar nggak kelihatan bekas-bekas menangis, saya pakai lagi kemben dan kain, saya sampirkan selendang di leher. Apa Juragan suka dengan tubuh saya?












