Kugunakan kesempatan ini untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Vidio Porno Muncullah pikiran usil di benakku. Akhirnya ia pun mau. Jurus pertama aku langsung mengangkat tanganku dan ku sandarkan di pundaknya, dia pun tidak ngerespon ”bagus kataku dalam hati” Jurus kedua aku langsung mendekatkan wajah ku dekat dengan wajahnya, dan menghembuskan nafas di telinganya, dia pun langsung meresponnya dengan langsung melumat bibirku.Kebetulan warnet tersebut biliknya berbentuk kamar kecil dng ukuran 150 X 150M, dan ada pintunya, jadi aku lebih leluasa untuk bermain di dalamnya pikirku dalam hati. Aku pun langsung nge respon” nona yg cantik tugasnya udah selesai jadi apa salahnya dong kalo gue nyantai dulu,klo lu mau ikut duduk ajah, ngak usah malu malu!! Semakin lama semakin cepat, dia pun hanya bisa bertereriak ”ooooohh….aaahhhhhh….uhhhh”. Muncullah pikiran usil di benakku. Aku pun langsung menyuruh Tiya untuk duduk di atas meja yang tidak begitu besar, dan akupun siap bertempur.Mula-mula aku menggesek gesekkan kepala kontolku di bibir vagina nya, kemudian




















