Aku jemput dia di rumahnya, kebetulan orangtuanya sedang ke Jakarta, yang ada cuma kakaknya dengan pembantunya. Itu resikoku. Bokep China waktu itu sekitar jam 17.15-an. Akhirnya aku dan Vera sama-sama sampai klimaksnya, barengan lho. Setelah bayar, kami langsung pergi. Kata teman-temanku cafe ini mahal karena “beli suasana”. he.. Cafe mewah kawasan elite Bandung Utara. Kalau aku sih menganggap dia pacarku, tapi dia masih belum menganggapku pacarnya, takut sama orangtuanya. aku nggak bohong. Waktu itu aku ijin pulang jam 4 sore ke Factory Managerku, alasannya keperluan keluarga. Waktu itu yang menerima cewek (wah suaranya oke punya!), tapi waktu itu aku tidak peduli mau cewek, mau cowok pokoknya yang ada dalam pikiranku barang itu harus ada secepatnya. Akhirnya lama-lama aku jadi sering menelepon Vera. Benar, kejadian deh. Akhirnya aku minta staf divisi pembelian untuk order spare mesin ke supplier langganan pabrikku.










