“Terima kasih sayang..”
Lama kupeluk tubuh Anna sambil merasakan sisa kenikmatan yang baru saja kami alami,
“Maafkan Mas Rey sayang, Mas Rey gak bisa nepatin janji..” setengah merayu kubisikan kata-kata itu
“Gak apa-apa kok Mas, Anna juga salah..” masih saling berpelukan akhirnya kami tertidur dalam kelelahan. Vidio Bokep sayang..?” terpaksa aku menghentikan sejenak aksiku dan kutatap wajah sayu di hadapanku dengan tajam. “Aduh.. “Kenapa sayang..”
“Jangan Mas Rey!, Mas Rey kan udah janji”
“Iya sayang, Mas Rey ingat janji Mas Rey, tapi membuka CD kan bukan berarti mau dimasukin, iya kan?” aku berusaha tenang agar Anna merasa aman dengan perlakuanku
“Kamu nikmatin aja ya sayang!” kubelai pipi Anna lalu kucium keningnya, Anna menerimaku lagi dengan pagutan yang lebih membara saat mendaratkan ciumanku di atas bibirnya. enak.. Udah Mas!” mulut Anna terus meracau, berbeda sekali dengan hari biasa yang memang begitu pendiam.




















