”kami ?” aku sedikit terkaget, si GM itu tak memberitahukannya. Bokep Jepang “habis kerja ya, kok tumben pagi pagi gini sudah beredar” godanya.Hampir 1 bulan Iwan tak mem-booking-ku, terlihat wajahnya tambah segar dan ganteng, ingin rasanya kupeluk dan kurasakan kerinduan akan cumbuan serta permainan ranjangnya.“kamu sombong sekarang nggak mau telepon aku lagi, terakhir kan saat di tretes itu, lama banget” sapaku, petugas valet mendatangi dan memberitahu kalau mobilnya sudah siap, aku suruh pinggirin dulu karena ingin ngobrol lebih lama dengan Iwan. Sambil meremas remas buah dadaku sendiri, kubenamkan kepala Pak Toni semakin dalam ke vaginaku.Pak Toni minta ganti posisi, aku langsung jongkok diantara kakinya dan tak lama kemudian penis Pak Toni yang tidak besar itu sudah mem-porak porandakan lipstik yang ada di bibir, keluar masuk memenuhi mulutku, namun demikian aku tetap menjaga supaya make up-ku tetap terjaga rapi.




















