Membuat vaginanya berada sangat dekat ke mulut Erina. Aku mencintai Vita dan tidak ingin melihat dia disakiti.“Tidak apa-apa! Bokep Indo Terbaru Aku mengangkat bahu.“Apa ini tidak membuat abang marah?” tanyanya gusar.“Tentu saja ini membuatku marah, tapi aku tetap tak bisa merubah apa yang sudah terlanjur terjadi.”Kenyataannya adalah aku lebih merasa sakit karena dikhianati dari pada kelakuan mereka.“Astaga, aku benar-benar heran dengan abang? Aku masih belum merasa mabuk, tapi rasa sakit di hati sedikit terasa hilang.Erina keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arahku. Mengerang keras Erina mulai orgasme.Aku mencoba untuk bertahan, tapi segera saja aku seburkan spermaku ke dalam vagina Erina juga. Dan jawaban itu membuatku melesakkan sisa penisku selurhnya tanpa ragu lagi. Ini akan menjadi sebuah eksplorasi yang menarik dilain waktu.Erina menarikku menjauh dan menaiki batang penisku.




















