Setelah sampai di depan pintu gerbang rumahku, aku turun dari motor Mang Parto.“Neng, boleh gak kapan-kapan kita ngentot lagi?”. Bokep Ojol Setelah menyalakan lampu, Mang Parto langsung meraba-raba tubuhku, meremas-remas dadaku serta menciumi leher jenjangku yang putih dari belakang. kata Mang Parto
“Oiya, ngomong-ngomong celana dalamku kemana?”.“Nih, tadinya mau Mang Parto buang tapi takut non marah”. “Dapet dari temen aku yang ada di luar negeri”.“Oh gitu, ngomong-ngomong udah jam 10 nih, neng mau pulang gak?”.“Gak nyangka udah jam 10, penis amang sih bikin aku lupa daratan,,,hehe”.“Ya udah, amang anterin ya”. Setelah pulang, aku mengobrol-obrol dengan teman-temanku di kantin sekolah, seperti biasa banyak teman-teman cowokku yang ingin duduk dekat aku, aku sih gak masalah yang penting bisa nyambung kalau bicara denganku.Ketika aku sedang mengobrol dengan teman-temanku, aku melihat tukang sapu sekolahku mencuri-curi pandang kepada aku dan disaat mata kami saling bertemu, aku memberikan senyuman dan dia juga membalas dengan senyuman.




















