Suntikannya Mas Vito besar lho..!”
Saya dari tadi hanya diam dan tersenyum mendengar ‘adik’ saya dibicarakan dua wanita cantik.Lalu saya angkat bicara, “Kamu ini ngomong apa sih Mir..? Emangnya kamu sudah pernah liat burungku apa..?” kata saya menggoda.“Iya nih, Mbak Mirna. Bokep JAV Selain botak, vagina Rere juga masih terlihat sempit. “Lha, memangnya kalo sama Andre, bosen..? Sambil masih bertelanjang bulat, kami berusaha menina-bobokan Vina yang katanya tidak kangen sama papinya, dia malah menganggap saya papi kandungnya.Baru sekitar 10 menit si Vina tertidur dan 3 menit si Mirna menghisap batang kemaluan saya, telephone di kamar Mirna berdering.“Mas, aku ngangkat telephone dulu ya, kali aja dari Mas Andre.” kata Mirna. Liang senggama Mirna yang saya perhatikan beberapa hari ini sudah agak melebar, tidak kuat menampung cairan sperma saya yang kental dan banyak. Vina yang selalu melihat aksi kami selalu tertawa kalau saya menyemprotkan sperma ke mulut mami dan tantenya.“Ha.., ha., ha.., Mami sama Tante Rere dipipisi Om Vito.” katanya




















