sendoknya tidak terasa jatuh di piring. Vaginanya licin sekali penuh spermaku.Kucabut penisku dan aku terguling di samping Bu Tadi. Film Porno Tetanggaku pada meledek Bu Tadi, mungkin waktu hamil Bu Tadi benci sekali sama aku. Katanya laki-laki harus nekad untuk menaklukkan wanita. Nanti kalau jadi aku kasih tahu. Kalau nanti pengin menggendong anak, ya gendong saja Nia sama adiknya yang baru saja dibuat ini.” Dia tersenyum manis. Celana dalamnya kupelorotkan, dan Bu Tadi meneruskan ke bawah sampai terlepas dari kakinya. Tetanggaku pada meledek Bu Tadi, mungkin waktu hamil Bu Tadi benci sekali sama aku. Dan aku menunggu dengan harap-harap cemas, jadikah anakku yang kedua di rahim istri gelapku ini?… Kami berpelukan, mengatur napas kami. Kami tidak membisu lagi, kami ngomong, ngomong apa saja. Walaupun nako tidak terbuka lagi, namun suaranya masih jelas terdengar dari sela-sela kaca nako yang tidak rapat benar. Dan aku menunggu dengan harap-harap cemas, jadikah anakku yang kedua di rahim istri gelapku ini?…




















