Dini yang melihat Pratiwi pun sama kagetnya. Bokep Montok Pulau tersebut memang tidak berpenghuni. Dia masih merasakan tubuh telanjangnya dibopong dan diletakkan di bahu seorang pria. Posisi tubuh mereka saat dia menemukan mereka di gubuk itu, siluet tubuh mereka yang terbungkus sarung, buah dada Pratiwi dan puting susu Dini yang tercetak jelas. Tak lama di bagian belakang gubuk, Ray menemukan 2 buah kain sarung yang sudah lusuh dan tali rafia. Dini masih berusaha bangun dan masih sempat melihat sosok hitam menghampiri tubuhnya. Kulit putihnya menambah kemolekan gundukan ranum tersebut. Sama seperti Pratiwi. “Belum mati, untung saja,” bisiknya lega.Di cottage, Pratiwi dan Dini langsung mengganti sarung lusuh itu dengan pakaian mereka. Dilanjutkan ke perut dan selangkangannya, lalu ke pahanya.Sosok misterius tersebut mengendap-endap mendekati kamar mandi dan membakar segumpal dedaunan kering. Tubuh indah tersebut pun jatuh perlahan di kamar mandi. Tubuh mereka masih tanpa tenaga. Tertawa kecil, dilepaskan pula bikini bagian bawahnya.




















