Tanganku membuka kaitan BH hitamnya. “Ohk!.., aduh Mas Joe, cuma bisa masuk seperempat…”
“Ya udah Mikha, udah deh jangan dipaksaain, nanti kamu tersedak.”
Kutarik tubuhnya, dan kurebahkan ia di seat Kijangku. Bokep Entah apa yang dikejar mereka, para simpatisan itu. “Iya, demi ____ (nama partai), kami rela begadang semalaman.”
“Hebat.”
“Mas di sini aja, Mas. Kuciumi daerah hitam itu. “Eh, nama kalian siapa?” Tanyaku, “Aku Joe.”
“Saya Mikha.” Kata cewek manis itu, lalu teman-temannya yang lain pun menyebut nama. Lalu ia memasukkan batang kemaluanku yang besar dan melengkung kedalam mulutnya. Jangan mau dibohongin, cowok tu selalu begitu.”
“Lho, Mas sendiri cowok.”
“Makanya, aku tak percaya sama cowok. Dan Mikha pun merasakannya. Dia pun menatapku. “aahh…, gila…, Ini nikmat sekali…” Teriakku. Mana lagi pantai di Jakarta ini. Waktu teriak, ikutan teriak. Gak ada yang mau ngantarin nih.”
Aku pun mengangguk. Apakah pemimpin partai itu menghargai kenekadan mereka? Angkat topi buat gerakan mahasiswa kita! Aku rasakan hatiku tergetar, bibirku pun kurasakan bergetar, begitu juga dengan bibirnya.




















