“Tidak Pak, pokoknya nggak…jangan keterlaluan !” Ivana menggeleng-geleng kepala mengetahui kemauan pria setengah baya itu. “Bener Non, sumpah soalnya saya sendiri yang ngeliat kok…dan yang memotret” jawabnya dengan mengembangkan senyum. XNXX Jepang Bapak ga bakal kasar kok kalo Non nurut, siap yah..!” sahut Pak Kahar lalu dia mulai menekan kepala penisnya yang sudah menempel di bibir vagina Ivana. “Emang, papa kenapa Pak ? Satpam itu membiarkan sebentar penisnya menancap di sana merasakan eratnya himpitan vagina Ivana yang baru sekali ini dimasuki benda itu. Dalam penampilan pun dia tidak seperti anak-anak pintar lain yang umumnya tidak fashionable dan hanya tau belajar saja. Ivana tertegun menyaksikan batang berurat yang menodong beberapa senti dari wajahnya itu. Pak tua itu tidak tahan lama dengan goyangan-goyangan Ivana, diapun menyemprotkan spermanya dan terengah-engah kepuasan, nafsunya memang besar tapi tenaganya sudah termakan usia.Setelah itu, Imron mengajaknya turun dari ranjang, lalu dia duduk di sebuah kursi dan menyuruhnya duduk di atas pangkuannya dengan posisi memunggungi.











