“Tenang aja say, tar malam liat ada transferan masuk ga…”, balas Florensia. Karen belum sempat menarik nafas, kini ia digilir oleh Fahmi. Bokep Japan Karen shock karena tidak menyangka semua itu, kontrak yang ia tandatangi berisi persetujuan untuk mengambil video porno. Payudara itu siremas berdua oleh Fahmi dan Guntur, perbuatan mereka terus direkam oleh Yesi dan Florensia, sesekali kilatan cahaya flash kamera terlihat karena mereka juga mengambil foto.Karen tidak bisa berkutik, badannya tidak bisa digerakkan, hanya matanya saja yang bisa ia fungsikan. Mereka kembali menciumi sekujur tubuh Karen. Pacarnya tidak mengakui bahwa itu adalah anaknya. Sebuah keputusasaan mendorongnya jatuh ke dalam pekerjaan ini. “Susu lu juga montok…”, kacau Yesi sambil meraba payudara Karen yang lebih besar dari payudaranya. Baru kali ini ia merasakan puting susunya dikenyot-kenyot dan vaginanya dijilat-jilati.“Tenang saja say… Justru bagian ini yang gaji nya gede…”, bisik Fahmi di telinga Karen.




















