“Oh.. “Suamimu memang nggak bisa ya” “Dia lemah pak… Nggak kayak pak James… Enak pak.. Bokep Montok Kutarik tangannya agar berdiri, dan akupun tiduran di atas ranjang. “Janganlah pak… Nanti kalau ketahuan suamiku bisa gawat” jawabnya perlahan sambil tersenyum. Tampak dari cara bicaranya dan cara dia memandangku. “Bener lho mau aku buktiin?” godaku. Kebetulan sedang ada proyek disana yang dia bisa kerjakan.” Nita pun tersenyum girang.“Wah benar ya?” Dia menatapku dari dekat, “Nita sekarang sudah menjadi milik bapak. Pintu tidak dikunci katanya. “Oh… Kalau saya sih mau lho sama kamu biarpun kamu sudah married.” kataku mulai memancing sambil menatap wajahnya yang cantik. Ada apa?” jawabnya. Kemaluanku sudah berdenyut-denyut ingin mengeluarkan laharnya. Dia menatapku dari bawah “pak James, sepertinya Nita gak bisa berlama-lama… Biar kali ini, bapak aja yang Nita puasin yah. “Iya pak.. Lalu terus ke bawah ke perutku. “Oh… Kalau saya sih mau lho sama kamu biarpun kamu sudah married.” kataku mulai memancing sambil menatap wajahnya




















