Belum pernah saya melihat Vivi bergoyang seliar itu padahal dia sudah 2 kali orgasme. Akhirnya saya berniat menyusul sekalian kencing juga pikirku. Bokep JAV Bapak itu tersenyum sambil berbicara. Dan semenit kemudian Vivi mengerang panjang sambil pinggulnya mengangkat keatas ” Paaaackkhhh Taaariiii Keeeeeluaaarrrhh “…….” Aaaaccchhhhh “. Dengan nafas yang masih ngos-ngosan Vivi tidak menjawab hanya menganggukan kepala. Vagina Vivi sudah sangat banjir. Sibapak baru mulai mempercepat goyanganya Vivi sudah mengangkat pinggulnya keatas dan kemudian mengejang. Ada perasaan benci melihat kejadian itu karena Vivi tidak pernah mau kalo saya muncrat didalam. Tangan kanan si bapak coba untuk mendekatkan wajah Vivi kepenisnya. “Tenang cah ayu awalnya memang sedikit sakit tapi lama2 pasti kamu suka “. Hampir beberapa menit lamanya saya menyaksikan adegan panas itu.




















