Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Anisa masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda. Bokeb Pengalaman banget dia? ” Biasa main dimana?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Esoknya kami memutuskan untuk berkemah sendiri dan mencari lokasi yang tak akan mungkin dijangkau mereka. Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu. ” Aku suka kok!” Bisiknya lagi. Veggy’nya, wah, goyangnya hebat sekali, akhirnya dia yang kalah duluan. Malam semakin larut, hujan sudah reda, bintang-bintang di langit mulai bersinar. Anisa menuntun ‘Mr. Karena aku harus melanjutkan kuliah di Australia, menyusul kakakku. Tak rela rasanya aku kehilangan Anisa. Aku memakaikan jaket parasut itu ketubuh Anisa. ” Tidak apa-apa Rangga, kita dalam suasana seperti ini saling membutuhkan, dengan begini kita saling bernafsu, dengan nafsu itu membangkitkan panas dalam darah kita, dan bisa mengurangi rasa dingin yang menyengat.




















