Kucari tempat duduk yang kosong setelah sebelumnya mendaftarkan diriku di meja pendaftaran.Gila, hampir semua tempat duduk terisi. Bokeb “Susan!” Adolf memanggil seseorang. Teman-temanku bilang aku perpaduan antara Desy Ratnasari dan Maudy Kusnadi. Ah ini sih seperti gaya foto model di majalah-majalah! Akhirnya selesailah pelecehan seksual yang terpaksa kuterima ini. Aku sedikit menggigil kedinginan hanya berpakaian dalam di ruangan yang ber-AC ini. Mengapa? Aku menjadi risih pada pandangan matanya. Peminat diharapkan datang sendiri ke **** (edited) Agency, Jl. Udara terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman. Setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi. Tapi cueklah, hanya berdua ini! Ia nampak memandangku dan tersenyum. Tangan Adolf lebih kuat mendekapku kencang-kencang sampai aku hampir tidak bisa bernafas. Susan berperan sebagai seorang pria yang sedang menghujamkan batang kemaluannya ke dalam liang kewanitaanku, sedangkan tangannya meremas-remas kedua belah payudaraku yang indah.




















