Begitu pula dengan tubuh supirku yang langsung terhempas kesamping tubuhku.“Sialan kamu Nto!” ucapku memecah kesunyian dengan nada geram.Sesudah beberapa lama saya melepas lelah, nafasku sudah mulai tenang dan teratur kembali.“Gila kamu Nto, kamu sudah memperkosa istri majikanmu sendiri, tau!” ucapku lagi sambil memandang tubuhnya yang masih terkulai di samping sisiku.“Bagaimana kalau saya hamil nanti?” ucapku lagi dengan nada kesal.“Tenang Bu Meryy.., saya masih punya pil anti hamil Bu.” ucapnya dengan tenang.“Iya.. Bokep Rusia Nto..” kataku berulang-ulang sambil terisak menangis.Rupanya supirku sudah kesurupan dan lupa siapa yang sedang ditindihnya. Saat masih asyik memandangi tubuhku sendri, saya dikejutkan oleh sesuatu,“Ouh.. jangan.. wajahmu cukup merangsang sekali Meryy..!” ucapnya dengan nafasnya yang semakin memburu itu.Sesudah berkata begitu tubuhku ditarik hingga buah dadaku yang menantang itu tepat pada mukanya dan kemudian,“Ouh.. Terasa jantungku semakin berdetak kencang dan tubuhku semakin menggigil karenanya. Sesudah itu supirku menyalakan lampu kamar mandiku dan menyalakan kran air hingga tubuhku basah oleh guyuran air dingin yang turun dari




















