Terkejut, Fella pun berusaha menepis tangan itu.Merasakan gelagat yang tidak baik, Fella mengajak Nina menjauh dari tempat berdiri mereka sekarang. Bokep China Kejadian barusan membuat hasrat belanjanya hilang.Setibanya mereka di rumah Wiwin, merekapun mandi membersihkan tubuh masing-masing dari sisa-sisa persetubuhan yang baru saja dialami. Perhentian berikutnya, beberapa penumpang turun, Fella dan Nina mencoba mengambil kesempatan untuk duduk, namun keduluan oleh beberapa penumpang lain yang sedari tadi juga berdiri.Segerombolan penumpang baru juga masuk, dan seluruhnya pria. Seolah mengetahui hal tersebut, tangan yang membekap mulutnya mulai mengendurkan pegangan dan perlahan melepaskan bekapannya. Hal ini juga merupakan suatu kebetulan bagi Fella karena Shibuya memang terkenal dengan wisata belanja, kegemaran utama Fella.Setibanya di kediaman Wiwin, Fella dan Nina langsung memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu seusai perjalanan panjang dari Indonesia, malam harinya Fella mengajak wiwin untuk mengantarnya berbelanja keesokan harinya.“Win, besok selesai liputan, lo anterin gue shopping yuk, gue kan disini cuman dua hari”.“Aduuuh, sorry tan, gue besok ada meeting sama klien,




















