Pengecut!!!Siang itu, aku sedang ngobrol dan bercanda-canda dengan Tia di teras Depan Kantor. Evi cemburu!!! Bokep Brazzers Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. “Thanks ya, Vi”. Satu demi satu pakaian kami tanggalkan. Akupun lupa dengan ajakan Tia untuk menikmati aroma terapi bersama. Malam semakin larut, kamipun sudah kelelahan dan akhirnya malam itu ditutup dengan mencari tempat tidur masing-masing. Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Dengan gayanya yang manja, Evi sesekali melingkarkan tangannya ke pinggangku dan menghimpitkan tubuhnya ke tubuhku. Di sana aku hidup sebagai anak kost. “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Aku geser posisi dudukku mendekati Evi. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. Aku hanya sanggup menganggukkan kepala.

