Aaahh..” Akhirnya saya sudah tidak tahan lagi. Saya mau periksa kamu menderita hernia atau tidak.” Nah lho! Bokep India Kencang dan padat. Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada saya, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh saya. Lalu dengan cukup keras, setelah batang kemaluan saya masuk satu sentimeter ke dalam liang kewanitaannya, ia menurunkan pantatnya, membuat batang kemaluan saya hampir tertelan seluruhnya di dalam liang senggamanya. “Aahh..” Saya mendesah ketika mulut Dokter S mulai mengulum batang kemaluan saya. Saya dinyatakan sehat secara fisik dan tentu saja secara mental. Dengan malas-malasan saya bangkit dari bangku dan berjalan masuk ke ruang periksa dokter.“Selamat malam”, suara lembut menyapa saat saya membuka pintu ruang periksa dan masuk ke dalam. Beberapa kali saya menanyakan pada orang di loket pendaftaran dan selalu memperoleh jawaban sama, yaitu agar saya sabar sebab dokternya dalam perjalanan dan mungkin sedang terjebak macet. Akhirnya saya memutuskan bahwa kalau dokternya tidak juga datang limabelas menit lagi,




















