Hal ini semakin membuat kami bertiga jadi horny saja. Saras hanya menangguk saja tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Vidio XNXX Lalu, “Crott, crott..!” penis Beni segera mengeluarkan semburan spermanya.“Ahh..!” Beni bersuara dengan keras, “Enak….!” lanjut Beni. Masa mau ML saya yang ditenjangi dulu..!” jawab Saras.Dengan cepat aku membuka baju Saras dan langsung aku lempar. Otomatis saya merespon. Dengan bercanda kami juga menggoda Saras dengan cerita-cerita mengenai hubungan dia dengan Anto.Diluar terlihat mulai mendung. “Aduh dingin dong..! Tampaklah vag|na Saras yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang rapih itu sudah tampak basah.“Memek kamu sudah basah Sar.., sudah ngga tahan yach..?” kata Beni sambil tersenyum. Kami hanya tersenyum melihat Anto mencium pipi Saras dengan sayang.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Kalimat itu membuat saya tambah semangat, maka saya tambah liar untuk menghisap vaginanya.“Ahh….aku mau keluar,” lirih Saras. Tiba-tiba saja Indra menarik kaki Saras.“Diam…sebentar Sar..!” perintahku sambil mencoba melepas kancing blazer yang Saras pakai.Lalu Indra dengan terburu buru ikut mencoba melepas rok yang dipakai Saras dan sambil


















