Dia mengangguk, mengulang lagi kata-katanya yang bego tadi: “inggih Mbah, kulo nderek kemawon..”. aku baru sadar bahwa salah satu syarat untuk menjadi dukun yang sukses bukanlah terletak pada ilmunya (yang aku nggak percaya sama sekali), tetapi pada kemampuannya untuk meyakinkan pasien. Bokep Colmek Tubuhnya tidak terlalu tinggi (mungkin 158 cm), kulitnya sungguh halus, kuning agak keputih-putihan. Wajahnya menunduk ke bawah: “kenapa?” tanyaku: “kamu rasa sakit ya Nduk? Mas Darmin.. Ekspresinya seperti dia sedang mengejan atau menahan sesuatu yang sangat nikmat.Horee, aku berhasil! Mereka kaya-kaya lho. tetapi segala keraguanku tiba-tiba hilang ketika mbah Narto menjelaskan: “punya ilmu ini bisa buat cari uang, Dar.” Katanya: “apa kamu tahu berapa penghasilan dukun-dukun itu? Kukecup bibirnya dengan lembut: “sudah siap, ya Nduk. Sebagian besar memang tidak kembali), ada yang minta rejeki (itu mah gampang, tinggal didoain macem-macem) ada pula yang mengeluhkan soal jodoh, pertengkaran keluarga dan lain-lain (kalau itu tinggal dinasehatin saja).Jadi inilah aku, mbah Dar, dukun ampuh dari lereng Merapi




















