Menandakan bahwa hatinya sedang ada kecamuk. Namun Endar segera terkejut, dan melepaskan diri dariku. Bokep Crot Sedangkan saya sangat ingin tersentuh olehnya. Tangan Endar tak mau lepas dari alat vitalku yang semakin keras saja.Begitu saya sudah dalam keadaan bugil, saya kembali mempermainkan kemaluannya, ketika jari tengahku mau memasuki memeknya yang sudah banjir itu. Tanpa kusangka, Endar menjerit sambil mengejang.“Terus Mas… terus Mas… saya sampaaiii… ouh… ouh…” jeritan itu lumayan keras.Saya segera tutup mulutnya dengan bibirku. Walaupun masih dengan ragu-ragu ia tetap memegang kemaluanku.Didorong ke kiri, ke kanan, ke atas dan ke bawah. Kok dilepas..?” katanya gugup ketika menyadari bahwa batang kemaluanku lepas dari jepitan dan mengarah ke atas.“Iya En. Hi… hi…” sambilnya ketawa cekikikan.“Oh, itu..? Kumulai pelan-pelan, kugerakkan pisau cukur dari atas ke bawah.Baru mulai saya menggoreskan pisau cukur itu, saya dengar suara langkah masuk ke kamarku, segera saya lihat bayangan di kaca buffet, tak jelas benar, tetapi saya bisa menebaknya bahwa ia adalah si Endar, kemenakan




















