Namun aku memaksa terus hingga dia tak berkutik. Bokep China Sampai akhirnya aku terjerumus dalam ambang kehancuran. Agak susah mengingat kejadian semalam setelah pakai ineks dan minum minuman beralkohol.Setelah ingat semua, dengan lunglai aku bangkit dan melihat kemaluanku. Aku merasa kotor dan hina! Setelah triping gila-gilaan bersama teman-teman, aku pulang bersama Martin. Tak terlukiskan perasaanku saat itu. Gara-gara Bandar gede dari Jakarta datang, semua jadi kebanyakan ineks. Aku tak perlu menyalahkan siapa saja selain diriku sendiri. Aku benci diriku sendiri! Aku terus memeluknya saat dia membasuh tubuhku dengan air hangat dan membersihkan kemaluanku. Hanya erangan dan desahan yang keluar dari mulutku. Sebenarnya aku malas pulang karena masih dalam keadaan on berat. Kugoyang-goyangkan pinggulku maju mundur diatas penisnya sambil kuelus-elus dadanya.




















