Maudy agak lega ketika belati itu ditarik. Vidio XNXX “Ram…ram…rambut…” katanya. “Oke…gue nggak akan perkosa lu sekarang. Maudy orgasme!!! Wajah Maudy merah padam begitu sadar ia tadi mengalami orgasme.“Tapi…tapi…saya masih perawan…jangan perkosa saya…saya akan beri apapun…” pintanya mengiba. Lelaki yang di bawah, memandang tak berkedip, tonjolan kecil berwarna pink di pangkal vaginanya. “Ka..ka…kamu…mau apa….?” Maudy gemetaran sambil menyilangkan kedua tangan di dadanya. Lagi-lagi Maudy terpaksa mendekat ketika kedua putingnya dijepit dan ditarik. “Bilang…jembut gitu…” lelaki itu menjambak rambut kemaluannya lebih jauh. Tangan kasar itu seolah hendak merenggut bukit kecil itu dari tempatnya melekat. Puting susunya yang mungil, kecoklatan dengan areola hanya berdiameter sekitar 2 cm, tegak menantang. Angkat kaki lu, ngangkang!” lanjut lelaki satunya sambil mulai menarik paha kanan Maudy ke atas. Lagian memiaw lu sekarang udah siap…nggak bakal sakit deh…” kata si pemilik penis. Sementara lelaki satunya terus menghabiskan cairan vagina Maudy yang menetes seiring orgasmenya.




















