jantungku terasa berhenti ketika Ica bilang seperti itu, aku langsung berusaha menguasai situasi.“Ooo.. Bokep Crot Bersamaan dengan itu pula cairan putih meleleh dengan deras dari ujung lubang kewanitaanya. “Ah kamu bisa aja” jawabku agak gugup. “Oo gitu, oke sapa takut” tantang ku.“Oke deh Mas, sampai besok” seiring kata itu HPnya langsung dimatikan.Setelah telphone off, aku langsung hubungi salah satu hotel di Surabaya yang menjadi tempat favorite aku dan kebeetulan aku salah satu members di hotel tersebut. Ampun.. Kedua tangan Ica menggelayut dileherku sedangkan kedua kakinya mengunci pinggulku, sehingga hal ini memudahkan penisku menerobos masuk di lubang vaginanya.“Slep.. padahal belum masuk semua..” rintih Ica. Lambaian tangannya berkali-kjali melambai seiring dengan tubuhnya yang hilang ditelan keramaian terminal. Ampun.. Ica sudah pernah lakukan kok sama pacarku” jelas Ica tidak mau kalah.“Kamu serius..?’” tanyaku bingung. tetapi aku berusaha cool di depan Ica dan sedikit berkata bijak bagaikan orang tua. “Hekk..” muka Ica dimasukan dalam-dalam diatas bantal ketika penisku menghujam kesekian kalinya.




















