Tapi karena orang yang liat kak Ditto, Karen suka aja, dan kak Ditto dah Karen maaf’in kok.”, kata-nya dengan nada kembali normal. Bokep viral terbaru Tanpa basa-basi lagi, kutarik celana tidur-nya dan kulempar ke sebelah ranjang-ku. “Iya sudah lah, yang lalu biarlah berlalu yang penting sekarang pikirkan masa depan dan karir.”, jawab-ku seadanya. “Dateng sama-sama Karen yah kak Ditto?!”, pinta-nya. Mungkin Karen merasa tidak enak, dan mungkin bisa membuat aku sedih atau bahkan marah. Karen kembali duduk di atas pinggang-ku, dan kembali mengusap-usap punggungku yang mulai mengering dari lumuran minyak kayu putih. “Kak Ditto sayang ama Karen ngga?!”, tanya-nya lembut. “Thank you, Karen!”, kata-ku. Pengusaha yang banyak berhubungan relasi dengan pemerintah Indonesia. Yang mana membuat aku menjadi gelisah kembali, dan ingin mengatakan kepada-nya bahwa aku telah mengintip dia mandi, dan ingin meminta maaf atas kejadian itu.




















