Mbak nila dengan senyum khas keibuannya juga masih menatapku lembut. Bokep Tobrut Dipijet aja udah itu aku tidur.” Ujarku malas“Yaudah terserah kamu deh..”Lama kelamaan kurasakan enak juga pijatan mbak nila. Cintai mbak sayang..”Rengekan mbak nila, menghilangkan keragu-raguanku dan mengubahnya menjadi semangat tempur. Lalu seketika semuanya terasa makin gelap dan gelap, hingga akhirnya aku tak kuat lagi dan merebahkan diriku di kasur, masih dengan posisi mbak nila berpangku diatas diriku, dan kemaluan kami masih bertautan.***Aku terbangun dengan terkejut.Badanku terasa lelah sekali, dan pegal-pegal luar biasa. Dipandangainya lekat-lekat, bahkan diendus-endusnya.“Uhhm.. Mas sofyan dan gibran pun dapat cepat akrab denganku walau baru saja berkenalan, sehingga akupun jadi merasa makin bertanggung jawab secara moril untuk menjaga dan membantu mbak nila di kosan ini.Malam itu aku pulang sedikit larut dari biasanya. Bagaimana nikmatnya batang penisku tergesek oleh dinding rapat vagina mbak nila. Apalagi memeknya yang rimbun dan lembab itu tak henti-hentinya pula meneteskan cairan bening di tanganku.




















