Rozey Asia Tenggara Doyan Ditusuk Dari Belakang

Jam telah menujukan jam 12.00, artinya kami harus check out. “Apapun yang aku tempuh, mereka mendukung. Bokepindo “Mas, ciumi gunungku dong”, pinta Indah manja. Baru kali ini aku melihat tubuh bagus seperti ini”, rayuku. Aku nggak sangka, cewek secantik kamu punya nyali sebesar kamu!”, pujiku. Kalau dijamin aku mau, yang penting yang miskin (maksudnya tanpa busana) tolong untuk Mas saja, jangan dimuat di media massa dan internet”, jawab Indah.Setelah sepakat, akhirnya aku janjian pemotretan dengan Indah di salah satu hotel di bilangan jalan Pramuka, Jakarta Timur. Goyangan Indah kian liar, ketika ia berada di atas perutku. “Aduuh, Mas! he.. “Aku juga Mas.. aku mau.. “Ohh.. Setelah itu, kita sesi pemotretan di room, gimana?”, kataku. ha..”, kataku sambil melirik. Bukan itu!”“Lalu minta apa, kalau bukan minta uang?”
“Minta ‘rudal’mu lagi, puasin aku lagi donk..”
“Gimana yach..”, godaku. “Aku ‘kan mesti motret dulu”, kataku sambil menelan ludah. Tapi resikonya sangat berat, karena kamu mesti korban harga diri dan perasaan”, kataku.

Rozey Asia Tenggara Doyan Ditusuk Dari Belakang

Related videos