Setelah terlepas pengaitnya mulut Arifpun dengan cepatnya langsung menuju buah dadaku. Bokep Tobrut Nafsu sex yang membara nampaknya sudah membutakan mata kami. Pada 2 minggu terakhir ini Arif akrab sekali denganku. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? Vaginaku dihajarnya habis-habisan pada pagi itu. Mulai dari aku berikan uang, pakaian bahkan aku membelikanya mobil lambogini. Sejenak kami terdiam dan saling memandang dengan bibir yang masih menempel. Ciri khasku adalah selalu bernampilan sexy dan selalu tampak cantik. Dia ciumi bibirku dengan lembut dan akupun membalasnya dengan lembut juga. Nampaknya kami sudah lupa jika kami saat itu sedang dipantry karyawan. Aku diam dan duduk mengangkang diatas pangkuan Arif, lalu Arif mulai meyodok aku dengan menaik turunkan pantatnya. Melihat Arif yang seperti itu akupun segera menghentikan ciuman kami,
“ Rif, kamu kunci dulu yah pintu pantrinya, ” ucapku dengan wajah yang penuh nafsu. Selain kagum dengan kegantenganya aku juga kagum dengan keperkasaannay dalam berhubungan sex. Setelah terlepas pengaitnya mulut Arifpun dengan cepatnya




















