Aku telepon HPnya dan dia bilang segera siap, tapi 30 menit berlalu tidak juga muncul batang hidungnya. Bokep Thailand Mungkin…) Singkat cerita sekitar 2 tahun berlalu sejak perkenalan pertama kami, lebaran 2009, Effi telepon kalo dia ada masalah dengan lap topnya dan minta tolong kepada aku untuk melihat dan kalau bisa membenarkannya. Setelah puas menjilati memeknya (katanya dia orgasme saat kujilati memeknya tersebut), aku berdiri dan membuka celanaku dan kusodorkan penisku kewajahnya, dengan segera Effi menyambutnya dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Usia masih di awal 40-an tapi tampak sangat segar dan cantik karena dia suka olah raga; senam dan fitness. “sini saya pijitin…mau?” Tanyaku menawarkan jasa. Akhirnya kami orgasme, kusemburkan air maniku di dalam memeknya, nikmat sekali. P dgn suara terburu-buru minta pertolongan saya “Wir, gua lagi diparkiran ada masalah nich, tolong bantuin gua!”
Aku bergegas ke tempat yg dimaksud, parkiran gelap di lokasi yang sudah sepi. Muncul ide nakalku, kuulurkan tanganku melalui bawah ketiaknya dan meraih payudaranya




















