Kedua tanganku meremasi rambutnya sampai kacau, sambil menggoyang-goyangkan pinggulku.Kadang pantat kunaikkan sambil mengejan nikmat atau kadang kugoyangkan memutar seirama dengan jilatan lidahnya pada seluruh permukaan vaginaku. Bokep Montok “Masih sakit Na”, tanyanya. Bersamaan dengan itu,“Mas, Nana nyampe juga mas”, aku mengejang karena ikutan nyampe.Nikmat banget bersama dia, walaupun perawanku hilang aku tdk nyesel karena ternyata dientot itu mendatangkan kenikmatan luar biasa. Aku menatapnya dan membiarkan tangannya menjamah dan meremas-remas kedua toketku.“Auuggghh..” tiba-tiba dia menjerit lumayan keras dan meloncat berdiri.Aku yg tadinya sedang menikmati remasanku pada toketnya jadi ikutan kaget.“Eeehh kenapa Mas?”
“Aahh anu sayang… penisku sakit nih”, sahutnya sambil buru-buru membuka celana panjangnya di hadapanku.Aku tak menygka dia berbuat demikian hanya memandangnya dengan terbelalak kaget. Lima menit kemudian lidahnya bukan saja menjilati kini mulutnya mulai beraksi menghisap kedua pentilku sekuat-kuatnya.




















