Putri langsung menarik tanganku dan menggengam jemariku erat-erat. Bokepindo “gue ajarain dulu yah, terus nanti kalo udah bisa, lo bales ya?” pinta Putri.Segera diciumnya kedua bibirku. Kali ini Putri hanya terpana melihat adegan di film itu. Bibir Putri sangat tipis dan hangat, beberapa detik kunikmati bibirnya yg menempel pada bibirku. Setengah jam kemudian dan kopi di cangkirku hampir habis, “gue ke kantor dulu, pulangnya mungkin agak kemaleman” ujar Putri sambil mengenakan sepatu di ruang tengah.Ucapannya tidak ku hiraukan, seakan sedang berada dalam lamunan dengan banyak hal yg menghantui pikiranku hingga suara pintu depan kemudian menyadarkanku bahwa wanita yg menyapaku tadi adalah istriku. Aroma kewanitaan yg baru pernah seumur hidup ku cium ternyata sangat wangi, mungkin karena seringnya dirawat. “nontonnya di kamar aja, supaya kalau capek bisa langsung tidurr” sambung Putri
“emangnya kita mau nygkul?




















