Tadi malam kan”, jawabku yang mengerti apa yang dimaksud Tommy.Tommy memang sudah tak bisa dikendalikan. Bokepindo Ku lihat mata Yudi tercengang tak berkedip melihatku. Yudi menelan liurnya sendiri menatapku yang kini hanya ditutupi oleh sepasang bra dan celana dalam.Yudi kemudian bereaksi, mungkin dirinya juga sudah sangat terangsang melihat ku seperti ini. Kami sudah berkali – kali menghubungi Yudi, namun tidak dijawabnya. Aku tak perlu banyak bergerak, goyangan dari Taufan yang membuat badanku maju mundur otomatis mengocok penis Yudi di dalam mulutku.“Achhhss mhhhmmhhhhmmm ourghhh akuuhh nyampeehhhh”, Teriakku saat ku rasakan orgasme keduaku datang.AKu langsung ambruk ke ranjang. Luar biasa besarnya, hampir – hampir tak muat mulutku dimasuki penis Yudi. Dan bila ku lihat sekarang, Mas Tommy adalah yang paling beruntung. Ciuman kami sangat panas, saking panasnya tak ku sadari Tommy sudah membuka seluruh pakaian kami.Dalam kondisi telanjang, Tommy langsung menyosor payudaraku.




















